Jumat, 21 Mei 2010

semua berulang……lagi

Saat semua hanya berputar di lorong yg sama

Saat semua berjalan diatas kerikil yg sama

Saat semua diam di tanda yg sama

Saat semua dimulai dengan kunci yg sama

Saat semua ditutup dengan muncuknya gelap di titik cahaya yg sama

Dan saat semua tersenyum dengan tatapan yg sama

Huufh…ntah lah…aku masih tak menemukan jawabannya…

Jawaban dr pertanyaan “kenapa semua berulang?”


(Banda Aceh, 7 maret 2010)


my lovely man's Day...

Hari ini...dulu...spt biasa..
aku mengucapkan selamat ultah buatmu
Dan diujung sana aku mendengar suara tawa dari senyumanmu..
sambil berucap "makasih ya.."

Bermacam doa berentetan ku ucap...
dan kau pun slalu berucap "amiin"
Jauh dihatiku..aku beribu x meng'amiiin'kannya...
berharap Allah mendengar setiap huruf & nafas di doaku itu


Today...no one can say hepi b'day to U anymore
But I feel like still wanna say it to U in every year..

I miss u so bad..
I'll always love u papa..


(16 mar 2010)

AKU vs CINTA

Beberapa waktu yg lalu…
Aku ingat…
Apa yg dilakukan cinta

Cinta membuatku meningkatkan kadar naifku
Cinta membuatku mengurangi logikaku
Cinta membuatku dgn ringannya mengeluarkan sejuta maaf saat kau mengulangi salahmu (lagi)
Cinta membuatku berlebihan mengkuadratkan hari saat jauh darimu
Cinta membuatku menutup mata akan kepegecutanmu
Cinta memang membuatku menjadi bodoh
Cinta membuat mataku pun jd lembur memproduksi air nya
Yup…cinta berhasil menguasaiku


Sekarang…
Lihatlah wahai cinta…

Aku mulai membangunkan alam sadarku..
Aku akan membuatmu memperoleh perbuatanmu sendiri
Aku akan menggunakan cinta…untuk memberitaumu apa itu “sakit”
Dan untuk memberitaumu bagaimana untuk tdk sombong dengan hatimu
Cinta membuatku jd berhubungan baik dengan tegasku
Cinta berhasil membuatmu mencariku
Cinta membuatku akhirnya memakai logikaku…untuk tidak memperdulikanmu
Cinta membuatku menertawakan cinta
Cinta membuatku jd tak percaya cinta
hah… aku tlah berhasil menguasaimu…cinta

(13 November 2009)





(sumber : seseorang yg ga mau disebutin namanya.…krn namanya terlalu panjang..…halaah…) "o"


PS:
Gpp kok sob..!!…keluarkan uneg2mu ;)
Kali aja dgn begitu jd ada og yg mrasa lega dan berkata.. “wah...ternyata gw pny temen” ^^'
Ditunggu ocehan berikutnya….biar gw publiiiissshhh…!! (expresi: mimik serius.., nafas penuh smgt.., plus.. ngeangkat lengan sambil mengepal jemari tangan)


Butiran Hatiku...

Ku melihat ke untaian butir itu..
Butiran kasih yg bertambah dari hari ke hari
Tersusun indah bagaikan barisan berkomando...
Benang halus kecil yg menyatukannya semakin memanjang menahan butir-butir indah itu sekuat tenaga agar tak terserak..

Butir-butir halus itu benar-benar putih..& rapuh..
Kecerobohan hati bisa menghempaskannya & menghancurkannya menjadi serpihan tak berbentuk..
Dan mungkin ku tak sanggup mengutip serpihannya...
krn susah tuk mengutip setiap bagiannya yg indah itu diantara linangan airmata
Mungkin ku tak bisa mengumpulkannya menjadi 1 butir yg sempurna kembali..
Mungkin...ya..hanya mungkin..
Tapi...Mungkinku itu yg menjadi risauku...

Saat ini... butiran itu teruntai..
Tapi...mampukah ku menjaganya?
Atau lebih baik ku letak saja & tinggalkannya agar aku tak merasakan sedih saat melihatnya jatuh terlepas & pecah..

Msh ku genggam ia...
Msh kutunggu jawabku...


( 13 october 2009 )



Langkah di diamku....

Sampai saat ini aku masih berada dalam masa pasrah dan bingungku..
Aku yakin Kau pasti tau itu....kalau tidak, ga mungkin Kau disebut Yang Maha Tahu

Ya Tuhan..Kau penguasa hatiku..
Tolong bicara padaku.....ayolah..
berbisik saja...
Biar tak banyak telinga yg mendengar...dan tak banyak bibir yg menusuk
Jangan biarkan mata indah mereka betah melihatku dengan tumpahan olokannya..
Aku bukan konsumsi mereka..
Dan aku tau mereka takkan pernah kenyang untuk itu

Tuhan..
Apa aku harus terus berdiri saja...?
Atau duduk lebih baik untukku disaat seperti ini?

Engkau pasti tau episode selanjutnya dari langkahku
Jadi tolong... beritau aku...apa titik terang itu..
Tunjukkan apa yg Kau tau yg baik untukku
Aku percaya padaMu Tuhan..
Karena Kau yg paling sayang padaku

Tuhan..
Buatlah aku bijak..
Jangan ambil sabarku..



( 23 September 2009)


senyum (redup) bintang...

Awan gelap mulai menutupi bintang
Cahaya bintang perlahan mulai melangkah redup
Tapi bintang tetap berusaha mempertahankan untaian cahayanya
Butuh kesabaran memang...

Bintang pun bersahabat dengan waktu…untuk menemaninya bertahan sampai awan gelap itu bergerak menjauhinya..
Ia ingin terus mempercantik bumi
Ia ingin tetap memberikan kerlipan cahayanya seperti biasanya
Yang slalu ingin disaksikan isi bumi di malam-malam mereka…

Mereka semua tak tau … apa yang terjadi pada bintang
Ketika bintang mengerlipkan cahayanya…tetesan air matanya ikut terjatuh..
Tapi bintang tak ingin membasahi bumi dengan air kepedihannya…
Tetesan itu hanya berlabuh di pipi….dan bintang segera mengusap dengan jemari hampanya itu..

Bumi sudah cukup beban katanya…
air langit begitu banyak yang jatuh ke bumi tanpa mengenal waktu
dedaunan layu slalu bersandar di pangkuan bumi
udara kotor pun turut menambah dandanan wajah bumi
isi bumi tlah banyak menyiksanya
dan bintang tak mau menambahnya lg…

Bintang hanya berusaha untuk terus memberi cahaya senyuman ke bumi
berharap senyuman itu dapat menjadi kekuatan untuk bumi agar tetap bertahan dengan segala bebannya…

Ia berusaha untuk menutupi keredupan hatinya…
Ia tak ingin langit.. bumi… bulan… serta bintang lain mengetahuinya…
Hanya Sang Pencipta dan matahari yang tau ia menangis
Ia butuh tatapan dan rangkulan matahari untuk terus memberikannya cahaya
Ia juga tak hentinya memohon kepada Sang Pencipta untuk memberikannya kekuatan
Kekuatan untuk tetap bercahaya menemani bulan menyinari bumi dan isinya…
Sehingga ia tetap tegar di langit melanjutkan malam-malamnya…

Sampai saat ini….ia masih memperlihatkan kilaunya ….
Berusaha memberikan cahaya yang sama dengan bintang lain…
Isi bumi msh bisa melihat terang senyum cahayanya…
Walau tetesan air mata bintang itu masih (terus) jatuh…
Karena ia tau….tetesan itu datang untuk 1 alasan ...
Sang Pencipta tidak akan memberikan sesuatu yang sia2…

Tetesan itu pasti akan kering….



dedicated to : seorang kakak yang kemarin terjaga di malamnya …


(21 July 2009)


Penantian ini tak cukup...

Kau telah menapakkan jejakmu di hatiku…
Perlahan2 bayangmu memanggilku….mengikutiku…dan mulai menggangguku
Kau terus dan tak letih untuk berkeliaran di dalam pikiran dan hatiku…

Ku biarkan diriku larut dalam aliran perasaan ini…
Aku sadar (dan kadang bingung) ternyata aku hanyut didalamnya….
Tanpa tau akan menepi kemana…
Karena kau tak memberitahuku arah ke tepianmu..
Dan membiarkanku terombang ambing di derasnya arus hati..

Mungkin memang bukan aku wanita yang sedang berjalan mondar mandir dipikiranmu...
Mungkin memang aku ga bisa seperti sang putri impianmu…
Mungkin kau tak selera dengan kaum hawa satu ini..
kekuranganku kah yang jadi pertimbangan buatmu??……kenapa??
Sementara kekuranganmu ku jadikan alasan untuk lebih mengerti dirimu…sehingga aku benar2 bisa utuh menyayangimu

Jika kau mau menyayangiku….sayangilah aku untuk semuanya yang ada didiriku
Cintai aku dr sisi terang ku dan sisi gelapku yg (maaf klo trnyata lebih) byk ini
Cobalah untuk menerimaku dengan AKU ini…
bukan AKU yang harus menjadi seperti ITU atau INI

Apakah Aku harus marah dengan kekuranganku…??
tp untuk apa…?? Toh hanya menambah daftar ketidakbersyukuranku saja….

Ntah lah kenapa susah kutemukan adil dalam cinta…

Apa kau tau apa yang ku rasa??…
Rasanya spt terperangkap di rumah sendiri…..terkunci…
Sementara matahari dan langit selalu seharian menantiku keluar…..sampai mereka letih dan berubah warna…
Anginpun tak bosannya berteriak memanggilku untuk keluar dan ingin menyapu airmata ku dengan semilirnya
Tapi… aku tetap disini…di dalam sini…
Aku memegang kunci tapi ga bs membuka pintu itu…
Karena aku berharap kau yang akan membukakannya dan mengajakku keluar untuk berjalan bersama….dengan genggaman halal yang hangat itu..

Harapan yang terlalu diharapkan…


Bolehkah ku tanya....berapa lama waktu yg kau anggap cukup untuk membuatku menunggumu??
Apa kau berpura2 tak peduli?? Atau jangan2 kau memang tak peduli sama sekali denganku??

Aku berharap kau tak sekejam itu………(fhyiuuh…lagi2…aku berharap…)


Letih.. palak..bosen…suntuk…. rasanya aku menunggu
Tapi masalahnya ……. sampai sekarang ….aku masih mau menunggumu
Harapan2 itulah yang membuat aku bertahan menunggumu
Ntah lah apa ini disebut kebodohan … atau kesetiaan…
Kesetiaan terhadap hal yang tak pasti…


Aku siap untuk semuanya….

Siap jika kau ingin mendekapku dan mengajakku untuk menorehkan tinta kisah cinta di lembar hidupmu. (akankah?!)
Dan (juga kudu) siap … jika diujung penantian ini akan ada hempasan perih di dada karena mengetahui kau telah halal dengan kaum hawa yang lain. (beruntungkah dia?? atau malangkah aku?? )

Biarlah….kan kunikmati letih perjalanan hati ini ….sampai aku benar2 ingin keluar untuk melihat pelangi dan terangnya hari….walau disaat itu tak ada tangan yang menggenggam jemari dinginku ini…

Saat ini satu hal yang aku tau…. dan kau pun dapat pastikan

Perasaan ini hanya (dan masih) untukmu…..


(Banda Aceh, 2 July 2009)



Kamis, 20 Mei 2010

Sosok itu...

ada sosok seseorang... yg kelihatan tdk terlalu dekat dgnku...tp ia dekat dgn hatiku
sosok itu...pembawaannya cuek..emang begitulah ia..
sosok yg ga byk bicara...pendiem bgt...begitulah ia dikenal...
sosok yg ga suka suasana yg berantakan....walo kdg sk buat berantakan...
sosok yg mengajariku...utk tdk mendahulukan bantuan dr org lain...walo tawaran bantuan itu dtg tanpa diminta...tp ia tetap memintaku utk berusaha sendiri semampuku terlebih dahulu..
sosok itu..sk memendam perasaannya..
sosok yg pekerja keras...
sosok yg bertubuh tinggi besar...uban dan jenggot putih tipisnya..slalu keliatan..
sosok itu...jarang tertawa...tp klo uda iseng nyeletuk...bs bikin org2 tertawa...
sosok yg punya jiwa usil...sk dgn santainya melempar kaos basah keringatnya ke wajah anak2nya....itu khasnya...dan sk geli kalo uda melihatnya spt itu..
sosok itu ...pernah air mata & doanya keluar untuk ku....pdhl aku tau ia jrg skali menangis...but he didn't tell me 'bout that.... I know He love me so much..
sosok itu...aku srg melihat tatapannya...entah knp aku sk skali melihat sorot matanya saat ia berada dlm lamunannya..

dan sosok itu......udah gak bs ku lihat lg sejak 24 April 2009..
kabar kepergiannya bnr2 mengejutkan dan rsnya tubuh ini lemas spt baru terhempas...
disaat aku sgt antusias ingin bertemu dgnnya sebab sudah bbrp hari sblmnya tiba2 aku kangen dgnnya....Dan di tengah malam... disaat aku dgn rasa kangen & suasana hati yg riang berada dlm perjalanan utk menemuinya...dia pergi..

sosok itu...pergi tanpa suara....tanpa pesan....dan belum sempat untukku mengucap maaf sblm dia pergi....blm sempat utkku utk memeluknya dan blg kalo aku kangen....
aku dtg melihatnya...aku tetep ingin meluapkan rasa kangen itu...walo dia hanya diam ...ga ada suara....dan rasa kangen itu terucap dgn air mata...

gak ada lg sosok bertubuh besar yg sering aku lihat saat azan trdgr di pagi hari..berjalan pelan diruang tamu menuju pintu untuk pergi ke kumpulan jemaah subuh...
ruang tamu itu...kosong di kala subuh......didepan pintu itu...aku ga bs melihatnya lg..

senyumnya....usilnya...sikap diamnya....msh ku ingat ..dan yg tak terlupakan...tatapan matanya itu...

sosok itu....aku tau...skrg ia ga butuh diberi uang ato materi apa2....yg ia butuhkan adalah doa..
aku hny bs berdoa...smoga Allah menerima semua amal ibadahmu... mengampuni semua dosamu...dan memberikan tempat terindah buatmu...Amiin ya Allah

sampai skrg....rasa kangen yg ku bawa dan ga sempat ku katakan wkt itu...msh ada....dan aku hny bs minta ke Allah utk menyampaikan rasaku itu padanya..

I will miss U...and Love U... Papa

(Medan, 19 mei 2009)